skip to main | skip to sidebar
Imam Purwanto

  • Beranda
  • Artikel
  • Cerpen
  • MotoGp
  • Futsal
  • Lirik Lagu
  • Teknik Industri
  • UG
  • About Me
RSS
  • "Welcome to my Blog''

    SELAMAT DATANG DI BLOG IMAM PURWANTO

    About Me

    Imam Purwanto
    Lihat profil lengkapku

    SALAM INDUSTRI

    SALAM INDUSTRI
    Logo Teknik Industri

    TIME

    Search

    Link Gunadarma














    ANIMAL


    adopt  your own virtual pet! Nama        : Imam Purwanto
    1ID02
    35414222

    MANUSIA DAN PENDERITAAN

    Pengertian Penderitaan

    Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

    Pengertian Siksaan

    Siksaan dapat diartikan sebagai siksaan badan atau jasmani, dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau rokhani. Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah penderitaan. Di dalam kitab suci diterangkan jenis dan ancaman siksaan yang dialami manusia di akhirat nanti, yaitu siksaan bagi orang-orang musyrik, syirik, dengki, memfitnah, mencuri, makan harta anak yatim, dan sebagainya. Antara lain, ayat 40 surat Al Ankahut menya­takan :
    “masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantaranya kami hujani dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad, ada yang diganyang dengan halilintar bergemuruh dahsyat seperti kaum Tsamud, ada pula yang kami benamkan ke dalam tanah seperti Qorun, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nuh. Dengan siksaan-siksaan itu, Allah tidak akan menganiaya mereka, namun mereka jualah yang menganiaya diri sendiri, karena dosa-dosanya.”
    Siksaan yang dialami manusia dalam kehidupan sehari-hari banyak terjadi dan banyak dibaca di berbagai media massa. Bahkan kadang-kadang ditulis di halaman pertama dengan judul huruf besar, dan kadang-kadang disertai gambar si korban.

    Kekalutan Mental

    Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah laku secara kurang wajar.

    Gejala Seseorang yang Mengalami Kekalutan Mental

    Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung
    Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah

    Tahap-tahap Gangguan Kejiwaan

    ·        Gangguan kejiwaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita bais jasmana maupun rokhani
    ·        Usaha mempertahankan diri dengan cara negative
    ·        Kekalutan merupakan titik patah (mental breakdown) dan yang bersangkutan mengalam gangguan

    Sebab-sebab timbulnya Kekalutan Mental

    ·        Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
    ·        Terjadinya konflik sosial budaya
    ·        Cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

    Proses-proses Kekalutan Mental

    Proses kekalutan mental yang dialami seseorang mendorongnya kearah positif dan negative. Posotf; trauma jiwa yang dialami dijawab dengan baik sebgai usaha agar tetap survey dalam hidup, misalnya melakukan sholat tahajut, ataupun melakukan kegiatan yang positif setelah kejatuhan dalam hidupnya. Negatif; trauma yang dialami diperlarutkan sehingga yang bersangkutan  mengalami fustasi, yaitu tekanan batin akibat tidak tercapainya apa yang diinginkan. Bentuk fustasi antara lain :

    ·        Agresi berupa kamarahan yang meluap-luap akibat emosi yang tak terkendali dan secara fisik berakibat mudah terjadi Hypertensi atau tindakan sadis yang dapat membahayakan orang sekitarnya
    ·        Regresi adalah kembali pada pola perilaku yang primitive atau kekanak-kanakan
    ·        Fiksasi adalah peletakan pembatasan pada satu pola yang sama (tetap) misalnya dengan membisu
    ·        Proyeksi merupakan usaha melemparkan atau memproyeksikan kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negative kepada orang lain
    ·        Identifikasi adalah menyamakan diri dengan seseorang yang sukses dalam imaginasinya
    ·        Narsisme adalah self love yang berlebihan sehingga yang bersangkutan merasa dirinya lebih superior dari paa orang lain
    ·        Autisme ialah menutup diri secara total dari dunia riil, tidak mau berkomunikasi dengan orang lain, ia puas dengan fantasinya sendiri yagn dapat menjurus ke sifat yang sinting.

    Pengertian Phobia

    Phobia adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk ngejauhin sesuatu yang ditakuti itu.Bedanya sama rasa takut biasa adalah, hal yang ditakuti sebenarnya nggak menyeramkan untuk sebagain besar orang. Phobia terjadi karena adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan metabolisme di otak. Bisa juga karena ada sesuatu yang nggak normal di struktur otak. Tapi kebanyakan psikolog setuju, phobia lebih sering disebabkan oleh kejadian traumatis.

    Pengertian Ketakutan

    Ketakutan adalah suatu reaksi psikis emosional terhadap sesuatu yang ditakuti oleh manusia. Rasa takut ini dapat menimbulkan traumatik yang amat mendalam. Dampaknya manusia bisa kehilangan akal pikirannya dan membuat manusia berkejatuhan mental.

    Sebab orang merasa ketakutan

    a. claustrophobia : takut terhadap ruang tertutup
    b. Agorophobia : takut terhadap ruangan terbuka
    c. Gamang : takut berada di tempat ketinggian
    d. Kegelapan : takut bila berada di tempat gelap
    e. Kesakitan : takut yang disebabkan rasa sakitf. Kegagalan : takut akan mengalami kegagalan.

    Penderitaan dan sebab-sebabnya

    Penderitaan yang timbul karena perbuatan buruk manusia
    Penderitaan ini menyangkut tentang manusia dan lingkungan sekitarnya. Penderitaan ini kadang disebut nasib buruk. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia hingga menjadi nasib baik. Dengan kata lain manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Tetapi kalau takdir Allah yang menentukan kita hanya bisa menerima, sedangkan nasib buruk itu manusia sebagai penyebabnya. Maka dari itu manusia dituntut untuk berusaha untuk mendapatkan kehidupan sebaik baiknya dengan cara yang baik pula.

    Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan/azab Tuhan
    Ini merupakan kehendak allah, tapi dalam hal inipun manusia masih dapat berusaha yaitu dengan kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat berupa usaha manusia mengatasi penderitaan itu.

    Pengaruh Penderitaan

    Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan dapat pengaruh yang berbeda dari dalam dan luar dirinya. Diantaranya adalah sikap positif dan negatif :
    Sikap positif : sikap optimis mengatasi penderitaan hidup bahwa hidup bukan
    rangkaian penderitaan
    Sikap negatif : penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin
    bunuh diri.

    Penderitaan dan Perjuangan

    Setiap manusia pasti mengalami penderitaan, baik berat ataupun ringan. Penderitaan adalah bagian kehidupan manusia yang bersifat kodrati. Karena itu terserah kepada manusia itu sendiri untuk berusaha mengurangi penderitaan itu semaksimal mungkin, bahkan rnenghindari atau menghilangkan sama sekali.
    Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwensi manusia hidup, bahwa manusia hidup ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita. Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menganggap hidup sebagai rangkaian penderitaan. Manusia hams optimis, is harus berusaha mengataasi kesulitan hidup. Allah telah berfinnan dalam surat Arra’du ayat 11, bahwa Tuhan tidak akan membah nasib seseorang kecuali orang itu sendiri yang berusaha merubahnya.

    http://doankfranky.blog.com/2011/04/20/manusia-dan-penderitaan/


    • Digg
    • Del.icio.us
    • StumbleUpon
    • Reddit
    • RSS
    Diposting oleh Imam Purwanto
    Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
    Langganan: Posting Komentar (Atom)
Copyright 2011 Imam Purwanto.All rights reserved. Powered by Blogger
Luggage, Scenic Spots, Las Vegas Hotel Brands, SharePoint Online.
Design Downloaded from free Blogger templates | free website templates | Seodesign.us | Funny Sport Videos.